Snapboost Nusantara Berbagi Peluang Mendapatkan Uang di Media Sosial

PALEMBANG, NAGARA. ID – Snapboost Nusantara menyelenggarakan seminar dan workshop bertajuk Berbagi Peluang dan Berkembang Bersama yang diselenggarakan hari Sabtu (10/1/2026) di Hotel 101 Rajawali Palembang.

Lebih dar 200 orang hadir memenuhi undangan panitia terdiri dari para leader Snapboost, anggota dan calon anggota yang melihat peluang bisnis digital ini sangat menjanjikan dan menjadi pilihan tepat meningkatkan pendapatan lewat internet.

Menurut Koordinator Snapboost Wilayah Sumatera Selatan A Edison Nainggolan perkembangan bisnis berbasis media sosial ini sangat berkembang pesat dalam beberapa bulan terakhir.

Menurut mantan bankir nasional ini, apabila 5 bulan lalu anggotanya belum mencapai 50 orang, saat ini telah melampaui 700 orang lebih tersebar di seluruh Indonesia mulai dari Papua, Malaysia, Bogor, Depok, Semarang, Klaten, Bangka Belitung, Lampung, Jakarta Bekasi, Tangerang dan kota lainnya. “Hal ini sangat dimungkinkan karena ini bisnis jaringan dan Snapboosts memiliki aplikasi yang canggih sehingga bisa mengajak siapapun sejauh tersedia jaringan internet,” kata Edison.

Sementara itu mentor nasional Snapboost Nanda Salsabila lewat pesannya mengatakan, Snapboost memberikan peluang kepada semua lapisan masyarakat Indonesia untuk bergabung mendapatkan penghasilan yang tidak terbatas atau mencapai kebebasan finansial.

Mneurut Nanda, aplikasi Snapboost mengadopsi mekanisme C2N (click to earn) yang artinya, setiap anda melakukan klik anda akan mendapatkan penghasilan setiap hari dengan sistem pengembangan jaminan secara kumulatif atau compounding.

Ditambahkan Nanda, sejauh ini Indonesia menjadi negara ketujuh bagi pengembangan bisnis Snapboost, dimana sebelumnya sudah beroperasi di enam negara yaitu Amerika, Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Filipina.

Takut Scam

Di dalam seminat dan worshop setengah hari tersebut, lebih lanjut Edison mengatakan, di tengah ketidakpercayaan masyarakat akibat banyaknya bisnis-bisnis online yang melakukan penipuan atau scam, Snapboost menapaki pasar Indonesia dengan mantap, kendati serangan-serangan datang dari berbagai media sosial yang tidak dapat dipertanggungjawabkan alias berupa asumsi dan hoax.

Sejauh ini, pasar Indonesia memberikan tanggapan yang positif di mana Snapboost telah membentuk komunitas besar di berbagai daerah di Indonesia.

Hal ini dimungkinkan karena siapapun dapat bergabung melalui modal yang terjangkau dan tidak memerlukan keahlian khusus.

Satu hal paling menarik, dana anggota dapat ditarik kapanpun dan tidak beresiko  turun atau hilang, sebaliknya dana jaminan tersebut akan terus-menerus meningkat asalkan kita melakukan tugas klik setiap hari.

Edison mengatakan bahwa keraguan terhadap bisnis online Snapboost dapat ditepis dimana Snapboost telah memiliki lisensi internasional berupa FINcen (Financial Crime Enforcement Network) MBS (Money Business Service) dari Amerika yang memungkinkan setiap anggota terlindungi identitas maupun dana mereka.

Snapboost juga melakukan praktek bisnis yang transparan, di mana anggota dapat melihat sendiri hasil yang dia dapatkan.  Anggota Snapboost juga dapat mengubah pin dan pasword, dan penarikan dana harus dilakukan ke rekening pemiliknya lewat rekening bank yang ada di Indonesia.  “Asalkan semua syarat dipenuhi maka tidak akan ada kendala sebagaimana aplikasi yang banyak menipu di Indonesia,” tandasnya.

Edison yang sudah bergabung selama 5 bulan mengatakan bahwa selama ini tidak mengalami kendala apapun dan telah menghasilkan banyak uang dari aplikasi Snapboost sehingga dia menginginkan dan mengajak semakin banyak anggota masyarakat yang bisa menikmati bisnis di dunia digital ini tanpa perlu menjadi orang terkenal atau KOL (key opinion leader) seperti atlet sepak bola Ronaldo atau menjadi artis untuk mendapatkan uang lewat media sosial.

Dalam seminar tersebut sejumlah leader yang telah berhasil juga membagikan pengalaman dan menyampaikan motivasi kepada peserta.  Mereka adalah Yota Arga, Dadang, Kartila, dan Minsebella yang telah meraih level VIP-3 serta Cici dan beberapa orangn lainnya yang meraih VIP-2.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

nineteen − twelve =