Penggunaan Aplikasi MOKAS dan P2UKS dalam Pencegahan dan Pengendalian Infeksi
Oleh:Serri Hutahaean1, Nourmayansa Vidya Anggraini2, Ruth M Bunga Wadu3, Vionita Apriliana4, Lutfi Riskyta Istikomah5, Rayhan Athaya Noor Hidayat6, Nathanael Boan Tua Sipahutar7, 1,2,4,5Keperawatan Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, 3,6,7Ilmu Komputer Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
Anak usia sekolah merupakan kelompok umur yang rawan terjadi penyakit, terutama kejadian infeksi. Penyebaran penyakit di lingkungan sekolah masih tinggi terjadi di Indonesia, khususnya kasus infeksi diare. Kasus infeksi seperti demam berdarah dengue, diare, cacingan, infeksi saluran pernapasan akut, pandemik covid-19 yang terjadi saat ini serta reaksi terhadap makanan akibat buruknya sanitasi dan keamanan pangan. Faktor utama penyebab munculnya infeksi pada anak usia sekolah adalah kurangnya pengetahuan anak tentang infeksi dan dan kurangnya upaya pencegahan dan pengendalian infeksi tersebut.
Upaya menjaga kesehatan anak usia sekolah dapat dilakukan dengan selalu melakukan pencegahan dan pengendalian infeksi anak secara dini. Di sekolah dibutuhkan peran serta usaha kesehatan sekolah (UKS). UKS merupakan usaha yang dilakukan sekolah untuk menolong siswa dan juga warga sekolah yang sakit di kawasan lingkungan sekolah. Dalam mendukung kegiatan tersebut khususnya dalam upaya pencegahan dan pengendalian infeksi maka dilakukan pengabdian Masyarakat anak sekolah. Kegiatan ini dilakukan di Sekolah Dasar Holy Faithfull Obedient (SD HFO) Sawangan Depok untuk menyelesaikan masalah yang dialami di SD HFO Sawangan Depok melalui penggunaan Aplikasi Mobile Kesehatan Anak Sekolah (MoKAS) dan Peningkatan Peran Usaha Kesehatan Sekolah (P2UKS) dalam pencegahan dan pengendalian infeksi.
Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jumat, 5 Agustus 2022 yang bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, manajemen dan layanan kesehatan di SD HFO. Penggunaan Aplikasi MoKAS sangat mendukung dalam pencegahan dan pengendalian infeksi khususnya masa Pandemik Covid-19 karena mengurangi kontak dengan objek sekitar lingkungan jika menggunakan manual memakai kertas dan alat tulis, selain itu siswa bisa melakukan pemeriksaan mandiri (self assessment) menggunakan Handphone sendiri bagi yang memiliki handphone.
Kegiatan ini dilakukan kolaborasi antara dosen Keperawatan dan Ilmu Komputer Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta yaitu Ns. Serri Hutahaean, M.Kep., Ns. Nourmayansa Vidya Anggraini, M.Kep., Sp.Kep.Kom, dan Ruth M Bunga Wadu, S.Kom.,MMSI. Selain itu juga diikuti oleh mahasiswa dari Keperawatan yaitu Vionita Apriliana dan Lutfi Riskyta Istikomah serta mahasiswa dari Ilmu Komputer yaitu Rayhan Athaya Noor Hidayat dan Nathanael Boan Tua Sipahutar.
Hasil dari kegiatan ini terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam pencegahan infeksi. Harapannya adalah pencegahan infeksi yang sering dilakukan pada anak usia sekolah dapat meningkatkan Kesehatan khususnya menurunkana kejadian infeksi pada siswa-siswi di SD HFO.








