Kebakaran Lahan Meluas 3 Hektare di Karya Jaya, Babinsa dan Water Tank TNI AD Turun Padamkan Api

NAGARA.ID, PALEMBANG — Kebakaran lahan kembali terjadi di Kota Palembang. Kali ini, lahan semak belukar di belakang Terminal Karya Jaya, Jalan Srijaya Raya, RT 02/RW 01, Kelurahan Karya Jaya, Kecamatan Kertapati, terbakar dan meluas hingga sekitar 3 hektare, Kamis (10/9/2026).

Kebakaran terjadi sekitar pukul 11.05 WIB di area yang berada dekat dengan areal persawahan masyarakat. Kondisi lahan yang dipenuhi semak belukar kering serta hembusan angin kencang membuat api dengan cepat menjalar dan meluas.

Babinsa Koramil Kertapati pertama kali menerima laporan dari warga terkait kebakaran tersebut. Mendapat informasi itu, Babinsa langsung berkoordinasi dengan Posko Karhutla Kertapati untuk mempercepat penanganan di lapangan.

Sekitar pukul 11.15 WIB, petugas Pos Damkar Kertapati bersama lima personel Babinsa Koramil Kertapati tiba di lokasi. Pemadaman langsung dilakukan dengan mengerahkan unit Water Tank TNI AD Kodim 0418/Palembang.

Water Tank TNI AD Bantu Suplai Air ke Damkar
Proses pemadaman menghadapi kendala karena titik api berada cukup jauh dari lokasi kendaraan, yakni sekitar 200 meter.

Selain itu, banyaknya semak belukar dan angin yang bertiup kencang membuat kobaran api cepat melebar.
Untuk menjangkau titik api, selang dari unit Water Tank TNI AD disambungkan dengan selang milik Damkar. Unit Water Tank kemudian dimanfaatkan untuk membantu menyuplai kebutuhan air bagi kendaraan pemadam kebakaran dalam proses penanganan.

Sinergi antara Babinsa, petugas Damkar dan dukungan sarana pemadaman tersebut dilakukan untuk mencegah api semakin meluas, khususnya menuju areal persawahan masyarakat di sekitar lokasi.
Hingga pukul 13.40 WIB, proses pemadaman masih berlangsung. Personel Babinsa Koramil Kertapati bersama petugas Pos Damkar Kertapati terus melakukan upaya pemadaman dan pendinginan di sejumlah titik yang masih berpotensi terbakar.

Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan Polsek Kertapati.
Kondisi lahan yang kering dan angin kencang menjadi tantangan tersendiri dalam penanganan kebakaran. Masyarakat di sekitar lokasi diimbau meningkatkan kewaspadaan serta segera melaporkan apabila melihat titik api untuk mencegah kebakaran meluas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 × one =