Sumur Bor Rampung, Satgas TMMD Tinggalkan Sumber Air dan Harapan bagi Santri

NAGARA.ID, PALEMBANG – Menjelang penutupan TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang, personel Satgas memastikan pembangunan sumur bor di Rumah Tahfiz Al-Fateha telah selesai. Rabu (12/8/2026), fasilitas tersebut menjadi salah satu sasaran yang berhasil dituntaskan sebelum program resmi berakhir.

Pembangunan sumur bor dilakukan untuk membantu menyediakan akses air yang dapat menunjang kebutuhan Rumah Tahfiz Al-Fateha dan masyarakat di sekitarnya.

Bagi para santri, air bukan hanya kebutuhan sehari-hari. Ketersediaannya juga berkaitan erat dengan kebersihan, sanitasi dan aktivitas ibadah yang menjadi bagian dari kehidupan mereka di rumah tahfiz.

Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos., menegaskan bahwa setiap pembangunan diarahkan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

“Kita ingin setiap sasaran yang dikerjakan benar-benar memberikan manfaat. Sumur bor ini diharapkan dapat digunakan dengan baik dan memberikan manfaat jangka panjang,” tuturnya.

Rampungnya sumur bor menjadi salah satu capaian penting menjelang penutupan TMMD ke-129 pada 13 Agustus 2026.

Setelah hampir sebulan bekerja bersama masyarakat, Satgas tidak hanya meninggalkan bangunan dan fasilitas. Mereka juga meninggalkan harapan baru—bahwa akses air yang lebih mudah dapat membuat aktivitas para santri dan masyarakat berjalan lebih nyaman.

Karena pada akhirnya, ukuran keberhasilan sebuah pengabdian bukan hanya tentang apa yang telah dibangun, tetapi tentang seberapa besar manfaatnya dapat terus dirasakan setelah para prajurit kembali meninggalkan lokasi TMMD.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

four × three =