Bukan Sekadar Membangun, Danki TMMD: Kebersamaan dengan Warga Jadi Pelajaran Berharga

NAGARA.ID, PALEMBANG – Bagi personel Satgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang, pengabdian di tengah masyarakat bukan sekadar menyelesaikan sasaran pembangunan. Lebih dari itu, interaksi selama berada di wilayah sasaran menjadi pengalaman berharga yang meninggalkan kesan mendalam.

Hal tersebut disampaikan Komandan Kompi (Danki) Satgas TMMD ke-129, Kapten Inf Pringgo Budi Santoso, Senin (10/8/2026). Menurutnya, selama pelaksanaan TMMD, prajurit banyak mendapatkan pelajaran dari kehidupan masyarakat, terutama tentang semangat gotong royong dan kebersamaan.

“Selama pelaksanaan TMMD ini banyak pengalaman yang kami dapat. Kami bekerja bersama masyarakat, tinggal bersama masyarakat, makan bersama, dan setiap hari berinteraksi dengan warga,” ujar Kapten Pringgo.

Ia mengungkapkan, keterlibatan masyarakat dalam berbagai pekerjaan menjadi salah satu kekuatan Satgas dalam mempercepat penyelesaian sasaran TMMD. Warga tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi turut terlibat membantu pekerjaan di lapangan.

“Yang paling berkesan adalah kebersamaannya. Saat bekerja, tidak ada lagi sekat antara TNI dan masyarakat. Semua saling membantu,” katanya.

Menurut Kapten Pringgo, kebersamaan tersebut membuat berbagai tantangan selama pelaksanaan TMMD dapat dihadapi bersama. Kondisi medan, cuaca hingga pekerjaan yang membutuhkan tenaga ekstra tidak menyurutkan semangat prajurit maupun warga.

“Namanya tugas pasti ada tantangan. Tapi selama kita bekerja bersama dan saling mendukung, semuanya bisa dilalui,” tuturnya.

Menjelang penutupan TMMD ke-129 pada 13 Agustus 2026, ia berharap seluruh hasil pembangunan yang telah dikerjakan dapat dijaga dan dimanfaatkan masyarakat secara berkelanjutan.

“Kami berharap apa yang sudah kami kerjakan bersama masyarakat bisa dirawat. Karena pembangunan ini bukan hanya hasil kerja TNI, tetapi hasil kebersamaan TNI dan masyarakat,” ungkapnya.

Kapten Pringgo menambahkan, kedekatan yang terjalin selama TMMD menjadi kenangan tersendiri bagi personel Satgas.

“Kami datang sebagai Satgas, tetapi selama di sini kami merasa seperti bagian dari keluarga masyarakat,” pungkasnya.

Pelaksanaan TMMD ke-129 pun menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya menghasilkan perubahan secara fisik, tetapi juga memperkuat hubungan emosional, gotong royong dan kepercayaan antara TNI dengan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 + 3 =